Minggu, 01 Desember 2013

DI BALIK DOA YANG TIDAK TERKABUL



DI BALIK DOA YANG TIDAK TERKABUL




Ada seseorang yang rajin berdoa, minta sesuatu sama Allah. Orangnya sholeh. Ibadahnya baik. Tapi doa tak kunjung terkabul. Sebulan menunggu masih belum terkabul juga. Tetap dia berdoa. Tiga bulan juga belum. Tetap dia berdoa. Hingga hampir satu tahun doa yang ia panjatkan, belum terkabul juga. Dia melihat teman kantornya. Orangnya biasa saja. Tak istimewa. Sholat masih bolong-bolong.

Kelakuannya juga sering nggak beres, sering tipu-tipu, bohong sana-sini. Tapi anehnya, apa yang dia doain, semuanya dipenuhi. Orang sholeh ini pun heran. Akhirnya, dia pun dateng ke seorang ustadz. Ceritalah dia permasalahan yang sedang dihadapi. Tentang doanya yang sulit terkabul padahal dia taat, sedangkan temannya yang bandel, malah dapat apa yang dia inginkan.

Tersenyumlah ustadz ini. Bertanyalah si ustadz ke orang ini. Kalau Anda lagi duduk di warung, kemudian datang pengamen, tampilannya urakan, maen musiknya gak bener, suaranya fals, bagaimana? Orang sholeh tadi menjawab, segera saya kasih pak ustadz, gak nahan ngeliat dan ndengerin dia lama-lama di situ, sambil nyanyi pula.

Kalau pengamennya yang dateng rapi, main musiknya enak, suaranya empuk, bawain lagu yang kamu suka, bagaimana? Wah, kalo gitu, saya dengerin ustadz. Saya biarin dia nyanyi sampai habis. Lama pun nggak masalah. Kalau perlu saya suruh nyanyi lagi. Nyanyi sampai sealbum pun saya rela. Kalau pengamen tadi saya kasih 500, yang ini 10.000 juga berani, ustadz.

Pak ustadz pun tersenyum. begitulah nak. Allah ketika melihat engkau, yang sholeh, datang menghadap-Nya, Allah betah ndengerin doamu. Melihat kamu. Dan Allah pengen sering ketemu kamu dalam waktu yang lama. Buat Allah, ngasih apa yang kamu mau itu gampang betul. Tapi Dia pengen nahan kamu biar khusyuk, biar deket sama Dia. Coba bayangin, kalo doamu cepet dikabulin, apa kamu bakal sedeket ini? Dan di penghujung nanti, apa yang kamu dapatkan kemungkinan besar jauh lebih besar dari apa yang kamu minta.

Beda sama temenmu itu. Allah gak mau kayaknya, dia deket-deket sama Allah. Udah dibiarin biar bergelimang dosa aja dia ini. Makanya Allah buru-buru kasih aja. Udah. Jatahnya ya segitu doang. Gak nambah lagi.

Dan yakinlah, kata pak ustadz, kalaupun apa yang kamu minta ternyata gak Allah kasih sampai akhir hidupmu, masih ada akhirat, nak. Sebaik-baik pembalasan adalah jatah surga buat kita. Nggak bakal ngerasa kurang kita di situ.

Tersadarlah orang tadi. Ia pun beristighfar, sudah berprasangka buruk kepada Allah. Padahal Allah betul-betul amat menyayanginya. Semoga kisah ini menjadi dapat pelajaran bagi kita semua... Aamiin

KISAH UMAT MANUSIA MENCARI SYAFAAT SAAT HARI KIAMAT


KISAH UMAT MANUSIA MENCARI SYAFAAT SAAT HARI KIAMAT


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

KETIKA BAGINDA RASULULLAH SAW MEMBERIKAN SYAFAAT KEPADA UMATNYA DI HARI KIAMAT

(Yang ngaku Umat Nabi Muhammad SAW jangan lupa jempolnya ya sob)

Ini adalah sekelumit "kisah masa depan", ketika seluruh manusia berkumpul di hari kiamat.Kisah ini di sampaikan oleh Rasulullah kepada para sahabatnya.

Dalam kisah itu diceritakan bahwa ALLAH mengumpulkan seluruh manusia dari yang pertama hingga yang terakhir dalam satu daratan.

Pada hari itu matahari mendekat kepada mereka dan manusia ditimpa kesusahan dan penderitaan yang mereka tidak kuasa menahannya.

Lalu di antara mereka ada yang berkata,"Tidakkah kalian lihat apa yang telah menimpa kita,tidakkah kalian mencari orang yang bisa memberikan syafa'at kepada Rabb kalian?"

Yang lainnya lalu menimpali, "Bapak kalian adalah Adam AS."Akhirnya mereka mendatangi Adam lalu berkata,"Wahai Adam,Anda bapak manusia,ALLAH
menciptakanmu dengan tangan-Nya dan meniupkan ruh kepadamu dan memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepadamu dan menempatkanmu di surga.

Tidakkah engkau syafa'ti kami kepada Rabb-mu?

Apakah tidak kau saksikan apa yang menimpa kami?"

Maka Adam berkata, "Sesungguhnya Rabbku pada hari ini sedang marah yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya dan tidak akan marah seperti ini sesudahnya dan sesungguhnya Dia telah melarangku untuk mendekati pohon (khuldi) tapi aku langgar.Nafsi nafsi (aku mengurusi diriku sendiri),pergilah kalian kepada selainku,pergilah kepada Nuh AS."

Lalu mereka segera pergi menemui Nuh AS dan berkata, "Wahai Nuh,engkau adalah Rasul pertama yang diutus ke bumi dan ALLAH telah memberikan nama kepadamu seorang hamba yang bersyukur (abdan syakuro),tidakkah engkau saksikan apa yang menimpa kami,tidakkah engkau lihat apa yang terjadi pada kami? Tidakkah engkau beri kami syafa'at menghadap Rabb-mu?"

Maka Nuh berkata,"Sesungguhnya Rabbku pada hari ini marah dengan kemarahan yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya dan tidak akan marah seperti ini sesudahnya.

Sesungguhnya aku punya doa,yang telah aku gunakan untuk mendoakan (celaka) atas kaumku.

Nafsi nafsi,pergilah kepada selainku,pergilah kepada Ibrahim AS!"

Lalu mereka segera menemui Ibrahim dan berkata, "Wahai Ibrahim, engkau adalah Nabi dan kekasih ALLAH dari penduduk bumi,syafa'atilah kami kepada Rabb-mu!

Tidakkah kau lihat apa yang menimpa kami?"

Maka Ibrahim berkata, "Sesungguhnya Rabb-ku pada hari ini marah dengan kemarahan yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya dan tidak akan marah seperti ini sesudahnya dan sesungguhnya aku telah berbohong tiga kali.

Nafsi nafsi,pergilah kalian kepada selainku,pergilah kalian kepada Musa AS!"

Lalu mereka segera pergi ke Musa dan berkata,"Wahai Musa,engkau adalah utusan ALLAH.ALLAH telah memberikan kelebihan kepadamu dengan risalah dan kalam-Nya atas sekalian manusia.

Syafa'atilah kami kepada Rabb-mu! Tidakkah kau lihat apa yang kami alami?"

Lalu Musa berkata,"Sesungguhnya Rabb-ku pada hari ini sedang marah dengan kemarahan yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya dan tidak akan pernah marah seperti ini sesudahnya.

Dan sesungguhnya aku telah membunuh seseorang yang aku tidak di perintahkan untuk membunuhnya.Nafsi nafsi,pergilah kalian kepada selainku,pergilah kalian kepada Isa AS!"

Lalu mereka pergi menemui Isa,dan berkata,"Wahai Isa,engkau adalah utusan ALLAH dan kalimat-Nya yang di lontarkan kepada Maryam,serta ruh dari-Nya.Dan engkau telah berbicara kepada manusia semasa dalam gendongan.

Berilah syafa'at kepada kami kepada Rabb-mu!

Tidakkah kau lihat apa yang kami alami?"Maka Isa berkata, "Sesungguhnya Rabb-ku pada hari ini sedang marah dengan kemarahan yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya dan tidak akan marah seperti ini sesudahnya.Nafsi nafsi,pergilah kepada selainku,pergilah kepada Muhammad SAW!"

Akhirnya mereka mendatangi Muhammad SAW,dan berkata, "Wahai Muhammad,engkau adalah utusan ALLAh dan penutup para nabi.ALLAH telah mengampuni dosamu yang lalu maupun yang akan datang.Syafa'atilah kami kepada Rabb-mu,tidakkah kau lihat apa yang kami alami?"

Lalu Nabi Muhammad SAW pergi menuju bawah 'Arsy.

Di sana beliau bersujud kepada Rabb,kemudian ALLAH membukakan kepadanya dari puji-pujian-Nya dan indahnya pujian atas-Nya,sesuatu yang tidak pernah di bukakan kepada seorangpun sebelum Nabi Muhammad.

Kemudian ALLAH SWT berkata kepada Muhammad,"Wahai Muhammad,angkat kepalamu,mintalah,niscaya kau diberi dan berilah syafa'at niscaya akan dikabulkan!"

Maka Muhammad SAW mengangkat kepalanya dan berkata, "Ummatku wahai Rabb-ku,ummatku wahai Rabb-ku,ummatku wahai Rabb-ku!"

Lalu disampaikan dari ALLAH kepadanya, "Wahai Muhammad,masukkan ke surga di antara umatmu yang tanpa hisab dari pintu sebelah kanan dari sekian pintu surga dan mereka adalah ikut memiliki hak bersama dengan manusia yang lain pada selain pintu tersebut dari pintu-pintu surga."

Di dalam kisah ini,Rasulullah SAW juga
menceritakan bahwa lebar jarak antara kedua sisi pintu surga itu,bagaikan jarak Makkah dan Hajar,atau seperti jarah Makkah dan Bushro.

Hajar adalah nama kota besar pusat pemerintahan Bahrain.Sedangkan Bushro adalah kota di Syam.Bisa kita bayangkan,betapa tebalnya pintu-pintu surga itu.

Itulah sekelumit kisah masa depan ketika hari kiamat.

Pada hari itu,Rasulullah SAW memberi syafa'at kepada ummatnya.

Pada hari itu Rasulullah SAW menjadi sayyid (tuan)nya manusia.

Shalawat dan salam kepada Rasulullah Muhammad SAW.

Maraji' : Hadits Riwayat Bukhari-Muslim.

Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci.

Semoga kita termasuk umat yang dirindukan Rasulullah SAW yang selalu tetap istiqamah mengikuti dan mengamalkan Sunnah-Sunnah Beliau. Aamiin.

(Cantumkan jika ada doa khusus agar kami para jamaah bisa mengaminkannya)

Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.

Baca Yuk : ALASAN MENGAPA WANITA DI CIPTAKAN MUDAH MENETESKAN AIR MATA.

Klik di sini-> "I Love Islam''Untuk membaca Selengkapnya.

HANCURNYA KA'BAH



Salah satu tanda terbesar mendekatnya hari kiamat adalah HANCURNYA KA’BAH.



Pada suatu hari nanti Ka’bah akan dirobohkan oleh seorang manusia terkutuk bernama Dzussuwaiqatain dari Habasyah. – (Dzussuwaiqatain adalah nama gelar – yang berarti ‘si pemilik dua betis yang kecil – betisnya dikatakan kecil, karena pada umumnya betis orang Habasyah memang kecil-kecil).

Sebagaimana diriwayatkan dari Ka’ab Al-Ahbar dalam tafsir Ibnu Katsir, tentang bahasan firman Allah, “Sehingga, apabila telah dibukakan (pintu) Ya’juj dan Ma’juj...” – QS. Al-Anbiya : 96.
Bahwa munculnya Dzussuwaqatain bermula pada masa turunnya Nabi Isa Alaihis Salaam, yaitu setelah dibinasakannya Ya’juj dan Ma’juj.

Ketika itu Nabi Isa Alaihis Salaam mengirim pasukannya untuk memerangi balatentara Dzussuwaiqatain. Mereka berkekuatan antara 700 sampai 800 orang. Namun ketika mereka berjalan, Allah mengirimkan angin sejuk dari arah negeri Yaman. Angin itu mencabut nyawa setiap orang yang beriman. Dan sisanya tinggal manusia-manusia jahat. Mereka bersetubuh bebas seperti binatang.

Ka’ab Al-Ahbar mengatakan, pada saat itu Kiamat sudah dekat.

HADIST-HADIST YANG BERKAITAN DENGAN DZUSSUWAIQATAIN



Imam Ahmad meriwayatkan dari Abdullah bin ‘Amr Radhiyallahu Anhu, dia berkata, Aku mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Ka’bah ini akan dirobohkan oleh Dzussuwaiqatain dari Habasyah. Dia merampas perhiasannya dan melepaskan kiswahnya. Aku seakan-akan melihatnya, orangnya kecil botak dengan tulang-tulang persendian bengkok, sedang menghantam Ka’bah dengan sekop dan kapaknya”. – isnad hadist ini Jayyid dan qawiy – HR.Ahmad dalam musnadnya no.7053.

Abu Daud meriwayatkan dari Abdullah bin ‘Amr, dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, bahwa Beliau bersabda, “Biarkan orang-orang Habasyah selagi mereka membiarkan kamu (tidak mengganggu kamu). Sesungguhnya tidak akan ada orang yang (berani) membongkar barang-barang simpanan dalam Ka’bah selain Dzussuwaiqatain dari Habasyah”.

Imam Ahmad meriwayatkan pula bahwa Ibnu Abbas mengabarkan kepada perawi hadist ini, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Seakan-akan aku melihatnya, orangnya hitam, dengan congkaknya dia merobohkannya (Ka’bah) batu demi batu”.

Dan menurut riwayat Imam Ahmad pula dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, Rasulullah bersabda, “Malam dan siang tak akan berhenti bergulir sebelum ada seorang lelaki dari kalangan kaum budak menjadi raja, dia bernama Jahjah”.

YAUMUL KHALASH (HARI PEMBERSIHAN)



Adapun kota Madinah, sebagaimana telah Salsa bahas dalam catatan terdahulu mengenai Dajjal, bahwa Dajjal tidak dapat memasuki kota Madinah dan Makkah. Disetiap sudut jalan di Madinah ada malaikat-malaikat yang menjaganya agar tidak dimasuki Dajjal.

Dalam shahih Al-Bukhari diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah bersabda, “Madinah tidak dapat dimasuki Dajjal maupun wabah penyakit”.

Telah dijelaskan pula bahwa Dajjal hanya bisa tinggal diluar kota, lalu terjadilah goncangan hebat tiga kali, yang mengakibatkan kaum munafik maupun orang-orang fasik, laki-laki dan perempuan, semuanya keluar dari dalam kota, dan tinggallah orang-orang mukmin dan muslim, laki-laki dan perempuan di dalam kota MAdinah. Dan hari itu disebut sebagai “Yaumul Khalash” (Hari Pembersihan).

Demikian sebagaimana pernah dinyatakan oleh Rasulullah, “Susungguhnya kota ini (Madinah) adalah Thaibah (harum). Dia sendiri akan membuang kotorannya lalu semerbaklah keharumannya”.

Kota Madinah akan tetap ramai pada saat Dajjal beroperasi, dan ramai pada masa datangnya Rasulullah Isa bin Maryam Alaihis Salaam, sampai beliau wafat dan dikubur disana. Sesudah itu semua, barulah penduduk Madinah akan keluar meninggalkan kota.

Wallahu a’lam bi shawab.

Semoga ALLAH menganugerahkan kita akhir yang baik, dengan amalan kebaikan lebih besar dari keburukan, dan mengikis segala dosa kita hingga kita bisa berkumpul dalam keadaan bercahaya di yaumul akhir nanti. Aamiin


KHASIAT AYAT KURSI



Khasiat Ayat Kursi :

Baca pada saat keluar rumah, 70000
malaikat akan menjagamu dari semua sisi.

Baca saat masuk rumah, Kemiskinan tidak
akan memasuki
rumahmu.

Baca setelah berwudhu, Derajatmu akan
dinaikkan 70
tingkat.

Baca pada saat tidur, Malaikat akan
menjagamu
sepanjang malam.

Baca setelah sholat, Maka jarak antara
kamu dan surga
hanyalah kematian.

Sampaikanlah kepada orang lain, maka ini
akan menjadi
Shadaqah Jariyah pada setiap orang yang
Anda kirimkan
pesan ini.

Dan apabila kemudian dia mengamalkannya,
maka kamu juga akan ikut mendapat
pahalanya sampai
hari kiamat...

Kenapa kita tidur kalau Allah memanggil?

Tapi sanggup
tahan mengantuk saat menonton film selama
3 jam?

Kenapa kita bosan saat baca Al-Qur'an?

Melainkan kita
lebih rela membaca timeline twitter, wall
facebook, novel
atau buku lain?

Kenapa kita senang sekali mengabaikan pesan
dari Allah?

Tapi kita sanggup memforward
pesan yang aneh-aneh?

Kenapa masjid semakin kecil? Tapi bar dan
club, semakin
besar?

Kenapa kita lebih sangat senang menyembah
artis?
Tapi sangat susah untuk menemui
Allah?

Pikirkan itu Apakah Anda akan memforward
pesan ini?

Apakah Anda akan mengabaikan
pesan ini karena takut ditertawakan orang
lain?

Allah Berkata: "Jika kamu menyangkal Aku
di depan
teman-temanmu. Aku akan menyangkal kamu
pada saat
hari penghakiman."

Share / bagikan jika menurutmu ini
bermanfa'at untuk orang lain.

Follow: @im_moeslim
Sumber: "Mozaik Islam"

PENGARUH BACAAN AL-QUR'AN KE OTAK





"Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur'an...".

Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.

Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya. Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan.

Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik. Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Alquran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.

Penelitian Dr. Al Qadhi ini diperkuat pula oleh penelitian lainnya yang dilakukan oleh dokter yang berbeda. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Al-Quran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang mendengarkannya.

Kesimpulan hasil uji coba tersebut diperkuat lagi oleh penelitian Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston. Objek penelitiannya terhadap 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 pria dan 2 wanita. Kelima orang tersebut sama sekali tidak mengerti bahasa Arab dan mereka pun tidak diberi tahu bahwa yang akan diperdengarkannya adalah Al-Qur'an.

Penelitian yang dilakukan sebanyak 210 kali ini terbagi dua sesi, yakni membacakan Al-Qur'an dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur'an. Kesimpulannya, responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Al-Qur'an dan mendapatkan ketenangan hanya 35% ketika mendengarkan bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur'an.

Al-Qur'an memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi. Hal tersebut diungkapkan Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia pada tahun 1997. Menurut penelitiannya, bayi yang berusia 48 jam yang kepadanya diperdengarkan ayat-ayat Al-Qur'an dari tape recorder menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang.

Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan kenikmatan yang besar, kita memiliki Al-Qur'an. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita. Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Al-Qur'an lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Al-Qur'an memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).

Mahabenar Allah yang telah berfirman, "Dan apabila dibacakan Al-Qur'an, simaklah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat" (Q.S. 7: 204).

Subhanallah

Sampaikanlah kepada orang lain, maka ini akan menjadi Shadaqah Jariyah pada setiap orang yang Anda kirimkan pesan ini. Dan apabila kemudian dia mengamalkannya, maka kamu juga akan ikut mendapat pahalanya sampai hari kiamat